SENTUL, KABARREPUBLIKNEWS.COM – Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan tegas dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Senin (2/2/2026). Dalam pidatonya, Presiden menyoroti masalah lingkungan di Bali hingga memberikan pesan menohok bagi lawan politiknya.
Sentil Masalah Sampah di Bali
Presiden Prabowo mengaku merasa malu saat mendengar langsung keluhan dari tokoh-tokoh dunia mengenai kondisi kebersihan di Pulau Dewata. Beliau menceritakan pengalamannya bertemu dengan pejabat dari Korea Selatan yang menyebut Bali kini kotor oleh sampah.
“Ini real loh, Gubernur dan Bupati dari Bali. Bagaimana turis mau datang ke situ kalau lihat sampah di pantai?” tegas Prabowo di hadapan ribuan kepala daerah.
Presiden menginstruksikan kepada pimpinan daerah di Bali untuk menggerakkan seluruh elemen, mulai dari anak sekolah hingga aparat TNI/Polri, untuk rutin melakukan kerja bakti (corve) membersihkan pantai. Beliau menegaskan bahwa sampah adalah bencana dan penyakit yang bisa menghambat pertumbuhan pariwisata Indonesia.
Capaian 1 Juta Lapangan Kerja
Selain isu lingkungan, Prabowo juga memaparkan keberhasilan program unggulannya, Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program ini bukan sekadar urusan gizi, melainkan motor penggerak ekonomi kerakyatan.
Hingga saat ini, dengan operasional lebih dari 22.000 dapur, pemerintah diklaim telah berhasil menciptakan lapangan kerja bagi 1 juta orang. Beliau memproyeksikan angka ini akan melonjak hingga 3-5 juta lapangan kerja saat program mencapai target penuh.
“Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia telah menghasilkan sekarang 1 juta lapangan kerja hanya dari MBG,” ujarnya disambut riuh hadirin.
Pesan Tegas untuk Lawan Politik
Menutup bahasannya mengenai program MBG, Presiden Prabowo menyayangkan adanya kelompok yang terus mencoba menjatuhkan citra pemerintah melalui demo yang tidak produktif atau hasutan asing. Beliau menantang pihak-pihak yang tidak puas dengan kepemimpinannya untuk berkompetisi secara sah di pemilu mendatang.
“Kalau tidak suka sama Prabowo, silakan 2029 bertarung! Jangan merusak seluruh bangsa,” pungkasnya dengan nada tegas.




