Sunday, October 18, 2026

Gubernur Zainal Minta Pokir DPRD Diperkuat sebagai Instrumen Pembangunan

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menegaskan bahwa penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 harus disusun secara realistis dan terukur, menyesuaikan dengan kondisi fiskal daerah yang ada.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Utara Zainal A. Paliwang saat membuka kegiatan Sosialisasi Kamus Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Tahun 2027 serta pembahasan mekanisme integrasi Pokir ke dalam dokumen perencanaan daerah dan perangkat daerah. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Kalimantan Utara, Selasa (10/2).

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan bahwa Pokir DPRD harus ditempatkan sebagai instrumen pembangunan yang akuntabel dan sejalan dengan kerangka perencanaan teknokratis pemerintah daerah.

Pemprov Kalimantan Utara, kata dia, telah menyiapkan mekanisme integrasi Pokir DPRD melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), sehingga seluruh aspirasi yang diusulkan dapat dikendalikan dan diselaraskan dengan prioritas pembangunan.

Pada RKPD Tahun 2027, pembangunan Kalimantan Utara akan diarahkan pada delapan pilar utama, meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi kerakyatan, pembangunan infrastruktur konektivitas antarwilayah, serta pengembangan ekonomi hijau dan biru yang berkelanjutan.

“Kita harus memastikan setiap usulan selaras dengan sasaran pembangunan dan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah,” ujar Zainal.

Selain itu, Gubernur juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap sistem Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) yang dikembangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), khususnya pada tahapan perencanaan dan penganggaran.

Penggunaan Kamus Pokir DPRD, lanjutnya, berfungsi sebagai instrumen penyaring aspirasi agar tetap berada dalam koridor regulasi dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah.

Dengan keterbatasan fiskal yang dimiliki, Gubernur menekankan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi faktor penting dalam memastikan keberhasilan pembangunan di Kalimantan Utara.

“Pembangunan Kalimantan Utara harus berjalan linier dengan kebutuhan masyarakat, bukan sekadar keinginan sesaat, demi terciptanya pembangunan yang dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya. (dkisp)

Trending Sepekan

Ketua Karang Taruna Kaltara Tinjau Program Perpus Tarpus di Bulungan

BULUNGAN – Ketua Karang Taruna Provinsi Kalimantan Utara Wiwit...

22 Perkara Pidana Ditangani Polres Tarakan, Curanmor Jadi Perhatian

TARAKAN – Polres Tarakan mencatat sebanyak 22 perkara tindak...

Kerja Dari Rumah (WFH) Satu Kali Seminggu, Kebijakan Presiden Tekan Konsumsi BBM

Kabar Republik,- Presiden Prabowo Subianto menerapkan kebijakan kerja dari...

Warga Tengkapak Berontak Sawit Mereka Diduga Dirusak Oknum Perusahaan Batu Bara

Tanjung Selor - Polemik lahan plasma di Kilometer 4...

Kabar For You

Peringatan Hari Otda dan Kartini 2026, Momentum Kaltara Perkuat Sinergi Daerah untuk Pembangunan

TANJUNG SELOR – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara),...

Skandal File Epstein Kembali Bergulir: Jon Stewart Kritik DOJ yang Dianggap Lindungi Donald Trump

WASHINGTON D.C. – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) dilaporkan...

Pemprov Kaltara Gandeng Kejati Terapkan Pidana Kerja Sosial Pada Pelaku

KABAR REPUBLIK, BULUNGAN — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara resmi...

Bulan K3 Nasional, Wagub Ingkong Soroti Pentingnya Keselamatan Kerja

TANJUNG SELOR – Wakil Gubernur Kalimantan Utara Ingkong Ala,...

Tahap Wawancara JPT Pratama, Sekprov Uji Gagasan dan Kinerja Pejabat

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara)...

Kapolda Kaltara Tinjau Pembangunan Jembatan Akses Pelajar di Tarakan

TARAKAN - Sebagai bentuk kepedulian dan komitmen Polri dalam...
spot_imgspot_imgspot_img

Related Articles

21.3k Followers
Follow

Popular Categories

spot_imgspot_img