BALIKPAPAN – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Denny Harianto, S.E., M.M., menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan Bankaltimtara untuk mempercepat digitalisasi sekaligus memperkuat fondasi ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Penegasan tersebut disampaikan Sekprov Denny saat menghadiri High Level Forum Multi Stakeholder Gathering dan Focus Group Discussion (FGD) pemerintah daerah se-Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara) yang digelar Bankaltimtara di Hotel Novotel Balikpapan, Selasa (3/2).
Dalam forum strategis itu, Denny menyebut kegiatan ini sebagai ruang penting untuk memperdalam pemahaman serta mempererat kerja sama antara Bankaltimtara dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan ekonomi di daerah.
“Bankaltimtara punya keunggulan kompetitif, positioning regional yang kuat dan arah transformasi yang jelas menuju bank yang mampu bersaing secara nasional,” kata Sekprov.
Ia menambahkan, dukungan pemda dibutuhkan, baik melalui kebijakan, regulasi, maupun keputusan strategis, guna mengoptimalkan peran Bankaltimtara sebagai bank pembangunan daerah.
Dalam konteks penguatan ekonomi lokal, Denny juga menyoroti pentingnya membangun ekosistem usaha yang mendukung penguatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
“Pemanfaatan produk dan layanan Bankaltimtara bisa didorong di berbagai sektor, mulai dari pertambangan, perkebunan, industri, perdagangan hingga jasa di Kaltim dan Kaltara,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan agar forum ini tidak berhenti pada diskusi semata, melainkan menghasilkan rencana aksi bersama yang konkret dan berkelanjutan sehingga dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kalau tidak ditindaklanjuti, forum strategis ini tidak akan memberi dampak optimal bagi pembangunan daerah,” tegasnya.
Melalui forum ini, Denny berharap terbangun kesepahaman sekaligus komitmen bersama untuk memperkuat posisi Bankaltimtara sebagai mitra strategis pemerintah daerah serta motor penggerak ekonomi di Kaltim dan Kaltara.




