Minggu, Maret 15, 2026

Skandal File Epstein Kembali Bergulir: Jon Stewart Kritik DOJ yang Dianggap Lindungi Donald Trump

WASHINGTON D.C. – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) dilaporkan mulai merilis jutaan dokumen tambahan terkait penyelidikan kasus perdagangan seks mendalam yang melibatkan mendiang Jeffrey Epstein. Namun, rilis dokumen ini justru menuai kritik tajam karena dianggap tidak memberikan dampak hukum bagi tokoh-tokoh besar yang terlibat, termasuk Presiden Donald Trump.

Dalam program The Daily Show, komedian dan komentator politik Jon Stewart menyoroti bagaimana dokumen-dokumen tersebut seolah menjadi “Groundhog Day”—sebuah pengulangan di mana publik melihat nama-nama besar muncul, namun tidak ada tindakan hukum nyata yang menyusul.

Intervensi Hukum dan Nama-Nama Besar Stewart secara khusus mengkritik peran Departemen Kehakiman yang saat ini berada di bawah pengaruh sekutu-sekutu Trump. Ia menyebut bahwa pengacara Trump kini memiliki kendali atas proses peninjauan dokumen yang mungkin bisa menyudutkan sang presiden.

“Review ini sudah selesai,” ujar Stewart menyindir sikap DOJ yang seolah-olah menyatakan bahwa tidak ada hal baru yang bisa dituntut secara hukum, meskipun nama Trump muncul ribuan kali dalam berkas tersebut sebagai latar belakang hubungan jangka panjang dengan Epstein.

Selain Trump, dokumen tersebut juga menyebutkan deretan tokoh elit dari berbagai latar belakang, mulai dari Bill Clinton, Bill Gates, hingga Elon Musk. Dalam salah satu fragmen dokumen, terungkap email dari Elon Musk kepada Epstein yang menanyakan tentang rencana pesta di pulau pribadi Epstein pada hari Natal.

Kritik “Sistem Dua Tingkat” Naskah berita ini juga menyoroti ironi politik yang dibawa oleh kubu MAGA. Stewart membandingkan bagaimana pemerintah saat ini sangat keras terhadap imigran di “kota perlindungan” (sanctuary cities) dengan alasan penegakan hukum, namun di sisi lain menciptakan “kota perlindungan” bagi orang kaya dan berkuasa.

“Kota perlindungan yang sebenarnya adalah tempat di mana uang dan kekuasaan melindungi Anda dari konsekuensi perdagangan seks atau perdagangan pengaruh,” tegas Stewart dalam monolognya.

Pernyataan Trump Menanggapi rilis dokumen tersebut, Donald Trump mengklaim dirinya tidak bersalah dan menyatakan bahwa dokumen tersebut justru membebaskannya dari segala tuduhan. Ia menyebut upaya pengungkapan ini sebagai serangan dari “kelompok kiri radikal” yang ingin menjatuhkannya.

Hingga saat ini, meskipun jutaan dokumen telah dirilis, para pengamat hukum mencatat bahwa hampir tidak ada tersangka baru yang diproses setelah kematian Epstein dan hukuman Ghislaine Maxwell. Hal ini memperkuat persepsi publik tentang adanya ketimpangan hukum bagi kelompok elit di Amerika Serikat.

Trending Sepekan

Pemerintah resmi membatasi akses platform digital bagi anak di bawah 16 tahun mulai 28 Maret 2026.

Kabar Republik - Mulai 28 Maret 2026, pemerintah Indonesia...

Harga Minyak Naik !!!”, Bupati KTT Inspeksi Pasar, Temukan Minyak Subsidi Menyalahi Harga Pemerintah.

KABAR REPUBLIK - Tana Tidung - Melakukan Inspeksi Mendadak...

Tradisi Berbagi Takjil dibulan Ramadan, Berakibat Terjadi Kemacetan Dijalan Umum

KABAR REPUBLIK, Tarakan - Berbagi takjil di jalan saat...

Jalin Silatuhrami, PT PRI Berbuka Puasa Bersama dan Berbagi Dengan Media.

KABAR REPUBLIK, TARAKAN – Momentum Ramadan 1447 Hijriah 2026...

Kapolda Kaltara Tinjau Pembangunan Jembatan Akses Pelajar di Tarakan

TARAKAN - Sebagai bentuk kepedulian dan komitmen Polri dalam...

Kabar For You

Gubernur Zainal Kukuhkan Pengurus Karang Taruna Provinsi Masa Bakti 2025–2030

TANJUNG SELOR – Pengurus Karang Taruna Provinsi Kalimantan Utara...

Polda Kaltara Musnahkan Barang Bukti Narkoba, Ganja Sintesis Cair Dan Sabu

KABAR REPUBLIK, BULUNGAN – Sebagai wujud komitmen Direktorat Reserse...

DPKP Kaltara Fungsikan Cek Point Pengawasan Ternak Mulai 2 Maret 2026

TANJUNG SELOR – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP)...

16 Ormas Islam Dukung Indonesia Bergabung BoP untuk Perjuangan Palestina

Sebanyak 16 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam bersama sejumlah pimpinan...

Kemenag Kaltara, Rayakan Tasyakuran Hari Amal Bakti Pengabdian Delapan Dekade

KABAR REPUBLIK, BULUNGAN — Sebagai wujud ungkapan rasa syukur...

Sucofindo Tarakan, Melaksanakan Buka Puasa Ramadan 1447 Hijriah Bersama Karyawan dan Keluarga.

"KABAR REPUBLIK, Tarakan" - PT. Sucofindo (Persero) Cabang Tarakan...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img