Kamis, Mei 14, 2026

Harga Minyak Naik !!!”, Bupati KTT Inspeksi Pasar, Temukan Minyak Subsidi Menyalahi Harga Pemerintah.

KABAR REPUBLIK – Tana Tidung – Melakukan Inspeksi Mendadak disejumlah titik pasar, Bupati Kabupaten Tana Tidung, Ibrahim Ali, didampingi Kapolres AKBP Eko Nugroho dan sejumlah pejabat Forkopimda.

“Kita hari ini melakukan inspeksi pasar dalam rangka mengecek persiapan menjelang Hari Raya Idul Fitri, kita dengan Forkopimda, BPS dan Pemerintah Daerah Kabupaten Tana Tidung”, ucapnya. Kecuali minyak goreng merek Minyak Kita, harga sembako dan kebutuhan lainnya, cendrung stabil dan terjangkau. Berdasarkan hasil temuan di lapangan, harga minyak goreng tersebut dijumpai jauh diatas harga eceran resmi. Minyak Kita yang mestinya hanya dikisaran Rp15ribu per pcs, naik hingga Rp22ribu per pcs.

“Minyak Kita ini kan subsidi pemerintah pak, dalam rangka menjaga stabilitas supaya harga minyak untuk kebutuhan masyarakat itu tidak melonjak dengan harga seperti ini. Tadi kami temukan di dalam pasar tadi itu, harga sampai dengan Rp20ribu, tapi harga di dalam label itu sudah tertera Rp.15.700 pak. Nah, ini nanti jadi ketidakwajaranlah”, tegasnya. Menurut pengakuan salah seorang pedagang, kenaikan itu terjadi lantaran pengambilan harga di agen minyak goreng Tarakan telah menaikkan harga diatas harga subsidi. Menyikapi hal itu, pemerintah bersama Polres akan berkoordinasi dengan Polda Kaltara untuk memantau kenaikan harga minyak subsidi yang tak wajar tersebut.

“Kita nanti akan menyediliki sumber Minyak Kita ini dari mana. Tadi kan belum pasti itu sumbernya dari mana. Kalau memang itu dari Tarakan harganya sudah naik, kita akan tembusan ke Polda untuk melakukan pengecekan di Tarakan, “jelas Kapolres.

“Karena kita sudah membeli dengan harga Rp.20 ribu memang sudah mahal. Tapi tadi harga yang dari Bulog, Minyak Kita masih standart, harga Rp.16ribu lah, masih terjangkau. Dan kedepan, saya perintahkan anggota untuk melakukan pengecekan, “imbuhnya.

“Sebenarnya kemarin sudah dilakukan pengecekan, dan ada peneguran dari pusat. Nah, ini kami belum tahu tindak lanjutnya dari peneguran tersebut. Untuk sementara, ditingkat Propinsi yang menegur,” tegasnya. Selain Minyak Kita, di Pasar Induk, Imbayut Taka sendiri, secara umum kebutuhan pokok hingga lauk dan sayur relatif normal, namun harga cabe relatif mengalami kenaikan hingga 15 persen.

Kapolres juga akan memastikan dan menindak tegas para pedagang sesuai peraturan yang berlaku,
jika terjadi permainan harga yang mengarah ke pidana. (SMO)

Trending Sepekan

16 Ormas Islam Dukung Indonesia Bergabung BoP untuk Perjuangan Palestina

Sebanyak 16 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam bersama sejumlah pimpinan...

Banjir 180 CM Rendam Perumahan Green Lavender Bekasi, Ribuan Warga Mengungsi

KABAR REPUBLIK — Banjir setinggi hampir 180 centimeter masih...

Storm Diving Resort di Maratua, Disegel Dirjen PSDKP, Terbukti Tidak Memiliki Izin

Kabar Republik - Inspeksi Mendadak, Dirjen Pengawasan Sumber...

Kapolda Kaltara Tinjau Pos Pengamanan Operasi Ketupat Kayan 2026 di Bandara Hingga Pasar Tradisional

KABAR REPUBLIK, TARAKAN - Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara), Irjen...

IKN Diserbu 143 Ribu Wisatawan Selama Libur Lebaran

Kabar Republik, Nusantara – Momentum Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah...

Kabar For You

Harga Plastik Melambung Tinggi, Selat Hormuz Ditutup, Bahan Baku Tidak Bisa Dikirim

JAKARTA, - Asosiasi Industri Olefin Aromatik Plastik (Inaplas) menyebutkan,...

Wagub Kaltara Buka Festival Budaya Dayak Agabag di Nunukan

NUNUKAN – Wakil Gubernur Kalimantan Utara Ingkong Ala, S.E.,...

Tradisi Berbagi Takjil dibulan Ramadan, Berakibat Terjadi Kemacetan Dijalan Umum

KABAR REPUBLIK, Tarakan - Berbagi takjil di jalan saat...

Atap Seng Bekarat, Prabowo Cetuskan Proyek Gentengisasi

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengusulkan gerakan nasional mengganti...

PLN Berhasil Tuntaskan Interkoneksi Kaltim–Kaltara

KABAR REPUBLIK, BERAU – PT PLN (Persero) resmi menuntaskan...

Pemprov Dukung Peran Majelis Taklim Arraudah IPBB

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) dalam hal ini...

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

Kabar Republik - Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah/2026...

Resmikan GKII Pejalin, Wagub Ajak Jemaat Hidupkan Nilai Kasih dan Kebersamaan

BULUNGAN – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img