Selasa, Juni 9, 2026

Lima orang dewasa diduga dalam keadaan mabuk menganiaya seorang bocah SMP

NUNUKAN – Seorang pelajar SMP bernama M. Fadil, warga Jalan Pangkalan Haji Muhtar, RT 11, Nunukan Timur, Nunukan, Kalimantan Utara, mendatangi Mapolsek Kawasan Pelabuhan (KSKP) dalam kondisi babak belur pada Jumat (10/4/2026) pukul 02.00 WITA.

Anak berusia 15 tahun tersebut mengaku menjadi korban pengeroyokan oleh lima orang dewasa di Jalan TVRI Nunukan, tepat di depan pintu keluar Hotel Lanfin.

“Keponakan saya dipukuli lima orang dewasa. Dia keluar untuk mencari makan,” ungkap Paman korban, Ahmad Albar, Sabtu (11/4/2026).

Peristiwa ini telah tercatat dalam Surat Keterangan Laporan Pengaduan (SKLP) Nomor: STTP/15/OV/2026/Reskrim tanggal 10 April 2026.

Albar menjelaskan bahwa kejadian yang menyebabkan keponakannya babak belur berawal dari si anak yang menegur temannya yang melintas mengendarai sepeda motor di depan warung makan dengan meneriaki temannya tersebut.

Pada saat yang sama, dari arah gang seberang jalan muncul lima orang dewasa yang diduga dalam keadaan mabuk.

“Terjadi salah paham karena mereka mengira keponakan saya yang meneriaki mereka. Para terduga pelaku menyeberang jalan dan langsung memukuli keponakan saya, meskipun dia sudah memohon ampun dan berusaha menjelaskan duduk perkaranya,” tutur sang paman, yang juga berprofesi sebagai wartawan di stasiun televisi TVRI.

Teman yang sempat ditegur oleh korban pun turut mendapatkan pukulan sebelum berhasil melarikan diri.

Pukulan tangan kosong dari lima pria dewasa yang diduga mabuk itu mengakibatkan darah keluar dari hidung korban, wajahnya babak belur dengan beberapa gigi yang goyang.

“Keluarga sangat berharap para pelaku segera ditangkap. Perilaku mereka sangat meresahkan dan menimbulkan ketidakpuasan keluarga. Kami tidak ingin kejadian ini melebar dan berubah menjadi pengadilan jalanan,” tambah Albar.

Salah seorang pelaku adalah residivis

Waka Polsek KSKP Nunukan, Iptu Nanang, menegaskan bahwa polisi bergerak cepat dalam melakukan pencarian pelaku.

Pengecekan lapangan dilaksanakan dengan meninjau rekaman CCTV yang terpasang di sekitar lokasi kejadian.

Salah satu terduga pelaku telah teridentifikasi bernama AS, warga Jalan Lumba Lumba, Nunukan Timur.

“Salah satu pelaku yang kami ketahui bernama AS, dan dia merupakan residivis,” jelas Iptu Nanang.

Polisi terus melakukan pencarian terhadap para terduga pelaku. Selain itu, pihak kepolisian masih meminta rekaman CCTV di Hotel Lanfin untuk keperluan profiling dan pencarian para pelaku lainnya.

“Percayakan kasus ini kepada kami karena setiap tindakan kriminal pasti memiliki konsekuensi hukum,” tegasnya.

Trending Sepekan

16 Ormas Islam Dukung Indonesia Bergabung BoP untuk Perjuangan Palestina

Sebanyak 16 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam bersama sejumlah pimpinan...

Gubernur Hadiri RUPS Bankaltimtara, Tetapkan Jajaran Direksi dan Komisaris Baru

SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal...

Polda Kaltara Musnahkan 9.962,26 Gram Sabu!

KABAR REPUBLIK, BULUNGAN – Kepolisian Daerah Kalimantan Utara kembali...

Kebakaran Melanda Kawasan Tugu Lemlai Suri (Telur Pecah) Tanjung Selor

TANJUNG SELOR – Peristiwa kebakaran melanda pemukiman warga di...

BMKG Pasang Status Waspada, Hujan Berkepanjangan Masih Mengancam Tanjung Selor

KABAR REPUBLIK, BULUNGAN — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika...

Kabar For You

Lagi Malas saat diajak Bukber, 5 Alasan Menolak Ajakan Bukber Teman.

Tarakan, Kabar Republik -- Musim Ramadan identik dengan agenda...

Stok Beras Bulog 2026 Di Tanjung Selor Masih Terpantau Aman

KABAR REPUBLIK, BULUNGAN — Hingga saat ini, ketersediaan stok...

Pemprov Kaltara Dorong Implementasi Program Pendidikan Sesuai Kondisi Daerah

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Zainal A....

Pemprov Dukung Peran Majelis Taklim Arraudah IPBB

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) dalam hal ini...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img