Sunday, October 18, 2026

Dorong Zero Stunting, Rahmawati Zainal Tekankan Peran Aktif Posyandu di Nunukan Selatan

NUNUKAN – Upaya percepatan penurunan stunting terus diperkuat di Kalimantan Utara (Kaltara), dengan target ambisius mencapai zero stunting di wilayah Nunukan Selatan melalui optimalisasi peran Posyandu. 

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kaltara sekaligus Ketua Pembina Posyandu Kaltara, Hj. Rahmawati Zainal, S.H., didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Nunukan, Andi Annisa Muthia Irwan, S.E., melakukan kunjungan kerja pembinaan di Posyandu Free Lancang, Kecamatan Nunukan Selatan, Jumat (24/4). 

Dalam arahannya, Rahmawati menegaskan bahwa penanganan stunting harus dilakukan secara nyata dan berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial. 

Ia menargetkan dua anak yang terindikasi stunting di wilayah tersebut dapat terbebas dari stunting dalam waktu dekat. 

“Kami titipkan kepada camat dan masyarakat, agar bulan depan dua anak ini bisa menjadi zero. Kuncinya rajin datang ke Posyandu,” ujarnya. 

Rahmawati menjelaskan bahwa penyebab utama stunting di Kaltara bukan karena kekurangan pangan, melainkan kurangnya pemahaman tentang pola asuh dan pemberian gizi yang tepat. 

“Banyak orang tua yang belum memahami pentingnya asupan bergizi bagi anak, bahkan masih memberikan makanan ringan yang tidak sesuai kebutuhan nutrisi. Inilah yang memicu stunting, padahal disini berlimpah ikan dan ayam,” katanya. 

Untuk itu, ia mengajak masyarakat untuk mengubah pandangan tentang Posyandu. Rahmawati menegaskan bahwa Posyandu merupakan pusat layanan kesehatan dan edukasi yang sudah dilengkapi fasilitas modern. 

“Posyandu bukan hanya tempat berobat, tapi tempat mendapatkan informasi kesehatan bagi ibu hamil dan balita. Sekarang bahkan sudah ada layanan USG 4 dimensi,” jelasnya. 

Rahmawati turut mengapresiasi capaian Provinsi Kaltara yang berhasil menempati peringkat kedua nasional dalam penurunan prevalensi stunting. 

Ia optimistis, dengan dukungan pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, target zero stunting di Nunukan Selatan dapat segera terwujud. 

Sebagai penutup, Rahmawati menyerahkan bantuan makanan tambahan kepada 35 ibu hamil serta bantuan khusus bagi dua anak yang terindikasi stunting. (dkisp)

Trending Sepekan

Ketua Karang Taruna Kaltara Tinjau Program Perpus Tarpus di Bulungan

BULUNGAN – Ketua Karang Taruna Provinsi Kalimantan Utara Wiwit...

22 Perkara Pidana Ditangani Polres Tarakan, Curanmor Jadi Perhatian

TARAKAN – Polres Tarakan mencatat sebanyak 22 perkara tindak...

Kerja Dari Rumah (WFH) Satu Kali Seminggu, Kebijakan Presiden Tekan Konsumsi BBM

Kabar Republik,- Presiden Prabowo Subianto menerapkan kebijakan kerja dari...

Guru Di Luwu Utara Alami Penganiayaan Saat Tegur Siswa Yang Bolos

KABAR REPUBLIK — Seorang guru bernama Arpan Lisman (28)...

Kabar For You

Wagub Apresiasi Sport Fest Journalist, Dorong Kebersamaan Jurnalis

TARAKAN – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di...

Guru Di Luwu Utara Alami Penganiayaan Saat Tegur Siswa Yang Bolos

KABAR REPUBLIK — Seorang guru bernama Arpan Lisman (28)...

Basecamp ICCN Hadir di Gowa, Dorong Ekosistem Kreatif Berbasis Alam

Gowa - Indonesian Creative Cities Network (ICCN) menginisiasi pembangunan...

Wagub Ingkong Turun Langsung Cek Kondisi Banjir di Mansalong, Nunukan

NUNUKAN – Wakil Gubernur Kalimantan Utara Ingkong Ala, S.E.,...

Gubernur Lantik Pejabat Fungsional dan PNS, Ingatkan Tanggung Jawab ASN

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H....

ICCN Akan Menyelenggarakan Indonesia Culture Festival 2026

Indonesia Creative Cities Network (ICCN) akan mengadakan Indonesia Culture...
spot_imgspot_imgspot_img

Related Articles

21.3k Followers
Follow

Popular Categories

spot_imgspot_img