Kamis, Mei 14, 2026

Karya Kreatif Bernilai Jutaan Rupiah, Usaha Pengrajin Rotan di Bulungan mengoptimalkan sumber daya alam

Kabar Republik, BULUNGAN – Karya Seni ditunjukkan oleh Alex seorang pengusaha kerajinan rotan dan mebel berusia 60 tahun yang mampu mengolah bahan baku rotan menjadi aneka produk yang memiliki nilai jual tinggi.

Alex yang membuka usahanya di jalan Jelarai, Tanjung Selor, Bulungan, Kalimantan Utara tersebut, memanfaatkan
bahan baku rotan yang melimpah, tak hanya dibuat menjadi keranjang atau perabot biasa, melainkan disulapnya menjadi produk yang berbeda dan lebih menarik, yakni sebuah kursi sudut.

Berbeda dengan model kursi rotan pada umumnya, karya ini didesain khusus dengan bentuk yang unik, nyaman, dan memiliki nilai estetika tersendiri.

Dalam wawancaranya dengan Tim Liputan Equator TV pada Selasa (28/04/2026), ia mengaku bahwa usahanya ini ia jalankan untuk mengoptimalkan sumber daya alam lokal yang ada. Produk yang dibuatnya ini, memiliki nilai harga yang berbeda-beda berdasarkan tingkat kesulitannya.

“Yang pertama saya pilih usaha ini karena memang sudah pilihan produksi kami kan, lagi pula kita memperdayakan masyarakat sini karena bahan baku disini melimpah, jadi bagaimana caranya kita gunakan bahan baku yang ada” ucapnya

“Sebenarnya harga itu bermacam-macam karena bervariasi yang di produksi, ada seperti ini keranjang ini paling rendahnya 100 ribu, ada juga parsel 50 ribu, terus masuk ke kursi, kursi itu ada dua macam harga di dalam, yang kursi sudut 6 juta 5 ratus, jadi ada juga namanya bangku biasa harga 5 juta 5 ratus itu” sambungnya.

Dalam usahanya, kini ia memilih menetap dan mengembangkan bisnis mebel rotannya di Tanjung Selor demi mencoba peruntungan dan berdiri secara mandiri.

“Sebelumnya dari Sulawesi pertama terus kebetulan merantau ke Malinau, ya kita sambung usaha itu ke Malinau, ya khusus rotan atau mebel rotan, kemudian 6 tahun disana kita coba-coba bagaimana mandiri, artinya berdiri sendiri ya, pindahlah kami ke Tanjung Selor sini dan disini baru berjalan 5 bulan. Kita liat bagaimana situasinyalah pemasaran disini nanti kita lihat disitu” ujarnya.

Selain itu, ia juga menceritakan beberapa Kendala yang di hadapinya.

“Kendala sih tetap ada, pertama kadang-kadang keterlambatan bahan baku, biasa kan kita mengharapkan bahan baku dari Malinau, terus masalah pemasaran juga, mungkin karena belum terkenal kah atau belum di kenal daerah sini, karena kami kan mengingat baru 5 bulan jadi mungkin butuh proseslah begitu” ungkapnya.

Kedepannya, ia berharap semoga usahanya bisa lebih dikenal oleh banyak orang dan pemasarannya tidak hanya secara langsung namun juga melalui media sosial.(*)

Trending Sepekan

16 Ormas Islam Dukung Indonesia Bergabung BoP untuk Perjuangan Palestina

Sebanyak 16 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam bersama sejumlah pimpinan...

Banjir 180 CM Rendam Perumahan Green Lavender Bekasi, Ribuan Warga Mengungsi

KABAR REPUBLIK — Banjir setinggi hampir 180 centimeter masih...

Storm Diving Resort di Maratua, Disegel Dirjen PSDKP, Terbukti Tidak Memiliki Izin

Kabar Republik - Inspeksi Mendadak, Dirjen Pengawasan Sumber...

Kapolda Kaltara Tinjau Pos Pengamanan Operasi Ketupat Kayan 2026 di Bandara Hingga Pasar Tradisional

KABAR REPUBLIK, TARAKAN - Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara), Irjen...

IKN Diserbu 143 Ribu Wisatawan Selama Libur Lebaran

Kabar Republik, Nusantara – Momentum Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah...

Kabar For You

Bercita-Cita Jadi Polwan, Remaja 18 Tahun di Jambi Malah Diperkosa 2 Oknum Polisi

Seorang remaja perempuan berusia 18 tahun berinisial CA di...

Polres Tarakan Laksanakan Kerja Bakti Massal di Selumit Pantai Tindaklanjuti Arahan Presiden

TARAKAN – Menindaklanjuti arahan dan instruksi Presiden Republik Indonesia...

Pemprov Kaltara Gandeng Kejati Terapkan Pidana Kerja Sosial Pada Pelaku

KABAR REPUBLIK, BULUNGAN — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara resmi...

Pemprov Kaltara Resmikan Pembangunan SMAN, SMKN dan SLBN Bunyu

BULUNGAN – Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Zainal A....

Rapimwil TBBR Kaltara, Gubernur Zainal Tekankan Peran Adat dalam Pembangunan

MALINAU – Suasana budaya Dayak terasa kental saat Rapat...

Pastikan Keamanan Masyarakat, Ditsamapta Polda Kaltara Lakukan Patroli Dialogis

KABAR REPUBLIK, BULUNGAN – Guna menciptakan rasa aman dan...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img