KABAR REPUBLIK — Dunia investasi kripto Indonesia kembali menjadi sorotan setelah podcast terbaru Deddy Corbuzier mengangkat dugaan praktik gelap di balik kasus akademi kripto yang tengah bergulir. Episode berjudul “KARENA KALAU DIA MASUK, BANYAK NAMA KENA Potong Buntut aja lah udah!” itu menampilkan sosok perempuan anonim yang diduga berkaitan dengan akun Skyholic, serta menghadirkan Adam Deni sebagai narasumber tambahan.
Dalam perbincangan berdurasi sekitar 46 menit tersebut, mencuat istilah “Potong Buntut” yang disebut sebagai dugaan strategi untuk mengorbankan satu individu demi menutup keterlibatan pihak-pihak lain yang lebih berpengaruh. Istilah ini kemudian ramai diperbincangkan publik dan warganet karena dianggap merepresentasikan pola penyelesaian kasus yang tidak menyentuh aktor utama.
Sosok perempuan yang hadir dalam podcast itu mengaku mewakili suara korban akademi kripto. Ia membeberkan kerugian finansial yang dialami para peserta, yang nilainya disebut mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah. Menurutnya, proses hukum yang berjalan terkesan lambat dan belum memberikan kepastian, terutama terkait pengembalian dana korban. Ia juga menyinggung adanya kekhawatiran “efek domino” apabila aktor kunci dalam kasus tersebut benar-benar mengungkap seluruh alur dana dan jaringan yang terlibat.
Sementara itu, Adam Deni dalam sesi yang sama menyampaikan dugaan adanya pihak-pihak dengan pengaruh besar yang selama ini menjadi backing sehingga skema investasi tersebut tetap terlihat legal di mata publik. Pernyataan tersebut menambah spekulasi bahwa kasus ini tidak berdiri sendiri, melainkan melibatkan ekosistem yang lebih luas, termasuk figur-figur yang memiliki daya pengaruh di media sosial dan industri finansial digital.
Hingga saat ini, identitas sosok perempuan yang muncul dalam podcast tersebut belum dikonfirmasi secara resmi. Berbagai spekulasi di media sosial mengaitkannya dengan akun Skyholic maupun salah satu korban yang sebelumnya telah melaporkan kasus ini ke aparat penegak hukum. Namun, belum ada pernyataan resmi dari kepolisian maupun pihak terkait yang memastikan keterkaitan tersebut.
Podcast ini pun memicu perhatian luas publik dan kembali menyoroti tuntutan transparansi dalam penanganan kasus investasi kripto bermasalah.




