Kamis, Mei 14, 2026

Pasca Evaluasi BPK, Pemprov Kaltara Perkuat Koordinasi dan Pengawasan Lahan Pertanian

TARAKAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menargetkan penguatan tata kelola ketahanan pangan dan perlindungan lahan pertanian pasca evaluasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., usai menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kepatuhan Semester II Tahun 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Kalimantan Utara, Selasa (10/2).

LHP tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Kalimantan Utara Dwi Sabardiana, S.E., M.A., CFrA, CSFA, ERMCP kepada Gubernur Kalimantan Utara dan Ketua DPRD Kalimantan Utara H. Achmad Djufrie, S.E., M.M.

Laporan itu merupakan hasil Pemeriksaan Kinerja atas Desain Strategi dan Kebijakan Pemerintah Daerah dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan Tahun Anggaran 2020 hingga Semester I Tahun 2025.

Gubernur menyatakan sejumlah rekomendasi dalam LHP akan segera ditindaklanjuti oleh Pemprov Kaltara. Ia menilai temuan tersebut sebagai bagian dari evaluasi konstruktif untuk memperbaiki kebijakan dan tata kelola pembangunan ketahanan pangan ke depan.

“Pemprov Kaltara memandang sejumlah temuan dalam LHP ini sebagai bahan evaluasi yang konstruktif dan menjadi dasar penting untuk melakukan perbaikan kebijakan dan tata kelola pembangunan ketahanan pangan ke depan,” kata Gubernur.

Menurutnya, ketahanan pangan merupakan isu mendasar yang bersifat lintas sektor dan membutuhkan dukungan data akurat, koordinasi yang kuat antarlevel pemerintahan, serta infrastruktur dan sistem distribusi yang efektif.

“Kami menyadari sepenuhnya bahwa ketahanan pangan merupakan isu fundamental dan lintas sektor yang menuntut basis data yang akurat, koordinasi antar level pemerintah yang solid serta dukungan infrastruktur serta sistem distribusi yang efektif dan efisien,” ujar Zainal.

Sebagai tindak lanjut, sejumlah perangkat daerah terkait seperti DPUPR Perkim, Disperindagkop, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP), serta Bappeda akan menyusun dan melaksanakan rencana aksi atas hasil pemeriksaan tersebut. (dkisp)

Trending Sepekan

16 Ormas Islam Dukung Indonesia Bergabung BoP untuk Perjuangan Palestina

Sebanyak 16 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam bersama sejumlah pimpinan...

Banjir 180 CM Rendam Perumahan Green Lavender Bekasi, Ribuan Warga Mengungsi

KABAR REPUBLIK — Banjir setinggi hampir 180 centimeter masih...

Storm Diving Resort di Maratua, Disegel Dirjen PSDKP, Terbukti Tidak Memiliki Izin

Kabar Republik - Inspeksi Mendadak, Dirjen Pengawasan Sumber...

Kapolda Kaltara Tinjau Pos Pengamanan Operasi Ketupat Kayan 2026 di Bandara Hingga Pasar Tradisional

KABAR REPUBLIK, TARAKAN - Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara), Irjen...

IKN Diserbu 143 Ribu Wisatawan Selama Libur Lebaran

Kabar Republik, Nusantara – Momentum Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah...

Kabar For You

Dorong Zero Stunting, Rahmawati Zainal Tekankan Peran Aktif Posyandu di Nunukan Selatan

NUNUKAN – Upaya percepatan penurunan stunting terus diperkuat di...

Pendapatan Negara di Kaltara Tembus Rp2,4 Triliun, Meski Defisit Masih Menjadi Tantangan

KABAR REPUBLIK, BULUNGAN – Realisasi pendapatan negara di Provinsi...

Sucofindo Tarakan, Melaksanakan Buka Puasa Ramadan 1447 Hijriah Bersama Karyawan dan Keluarga.

"KABAR REPUBLIK, Tarakan" - PT. Sucofindo (Persero) Cabang Tarakan...

Kecam Serangan Israel Tapi Tak Sebut Palestina, Akun Kemlu RI Diserbu Warganet

Jakarta - Akun resmi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia...

Gubernur Kaltara Terbitkan Edaran Larangan Gratifikasi Jelang Hari Raya

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Zainal...

Final Meriah! Malinau Juara Hardiknas Mini Soccer 2026, Gubernur Tutup Turnamen

TANJUNG SELOR – Sorak sorai penonton menggema di Lapangan...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img