Sunday, October 18, 2026

Skandal File Epstein Kembali Bergulir: Jon Stewart Kritik DOJ yang Dianggap Lindungi Donald Trump

WASHINGTON D.C. – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) dilaporkan mulai merilis jutaan dokumen tambahan terkait penyelidikan kasus perdagangan seks mendalam yang melibatkan mendiang Jeffrey Epstein. Namun, rilis dokumen ini justru menuai kritik tajam karena dianggap tidak memberikan dampak hukum bagi tokoh-tokoh besar yang terlibat, termasuk Presiden Donald Trump.

Dalam program The Daily Show, komedian dan komentator politik Jon Stewart menyoroti bagaimana dokumen-dokumen tersebut seolah menjadi “Groundhog Day”—sebuah pengulangan di mana publik melihat nama-nama besar muncul, namun tidak ada tindakan hukum nyata yang menyusul.

Intervensi Hukum dan Nama-Nama Besar Stewart secara khusus mengkritik peran Departemen Kehakiman yang saat ini berada di bawah pengaruh sekutu-sekutu Trump. Ia menyebut bahwa pengacara Trump kini memiliki kendali atas proses peninjauan dokumen yang mungkin bisa menyudutkan sang presiden.

“Review ini sudah selesai,” ujar Stewart menyindir sikap DOJ yang seolah-olah menyatakan bahwa tidak ada hal baru yang bisa dituntut secara hukum, meskipun nama Trump muncul ribuan kali dalam berkas tersebut sebagai latar belakang hubungan jangka panjang dengan Epstein.

Selain Trump, dokumen tersebut juga menyebutkan deretan tokoh elit dari berbagai latar belakang, mulai dari Bill Clinton, Bill Gates, hingga Elon Musk. Dalam salah satu fragmen dokumen, terungkap email dari Elon Musk kepada Epstein yang menanyakan tentang rencana pesta di pulau pribadi Epstein pada hari Natal.

Kritik “Sistem Dua Tingkat” Naskah berita ini juga menyoroti ironi politik yang dibawa oleh kubu MAGA. Stewart membandingkan bagaimana pemerintah saat ini sangat keras terhadap imigran di “kota perlindungan” (sanctuary cities) dengan alasan penegakan hukum, namun di sisi lain menciptakan “kota perlindungan” bagi orang kaya dan berkuasa.

“Kota perlindungan yang sebenarnya adalah tempat di mana uang dan kekuasaan melindungi Anda dari konsekuensi perdagangan seks atau perdagangan pengaruh,” tegas Stewart dalam monolognya.

Pernyataan Trump Menanggapi rilis dokumen tersebut, Donald Trump mengklaim dirinya tidak bersalah dan menyatakan bahwa dokumen tersebut justru membebaskannya dari segala tuduhan. Ia menyebut upaya pengungkapan ini sebagai serangan dari “kelompok kiri radikal” yang ingin menjatuhkannya.

Hingga saat ini, meskipun jutaan dokumen telah dirilis, para pengamat hukum mencatat bahwa hampir tidak ada tersangka baru yang diproses setelah kematian Epstein dan hukuman Ghislaine Maxwell. Hal ini memperkuat persepsi publik tentang adanya ketimpangan hukum bagi kelompok elit di Amerika Serikat.

Trending Sepekan

Ketua Karang Taruna Kaltara Tinjau Program Perpus Tarpus di Bulungan

BULUNGAN – Ketua Karang Taruna Provinsi Kalimantan Utara Wiwit...

22 Perkara Pidana Ditangani Polres Tarakan, Curanmor Jadi Perhatian

TARAKAN – Polres Tarakan mencatat sebanyak 22 perkara tindak...

Kerja Dari Rumah (WFH) Satu Kali Seminggu, Kebijakan Presiden Tekan Konsumsi BBM

Kabar Republik,- Presiden Prabowo Subianto menerapkan kebijakan kerja dari...

Guru Di Luwu Utara Alami Penganiayaan Saat Tegur Siswa Yang Bolos

KABAR REPUBLIK — Seorang guru bernama Arpan Lisman (28)...

Kabar For You

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek KSKP Polres Tarakan Cek Lahan Jagung

TARAKAN – Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional...

Mengerikan Mobil Walikota Filipina Ditembaki Rocket Launcher RPG-2

KABAR REPUBLIK — Wali Kota Shariff Aguak, Datu Akmad...

Dorong Zero Stunting, Rahmawati Zainal Tekankan Peran Aktif Posyandu di Nunukan Selatan

NUNUKAN – Upaya percepatan penurunan stunting terus diperkuat di...

Tradisi Berbagi Takjil dibulan Ramadan, Berakibat Terjadi Kemacetan Dijalan Umum

KABAR REPUBLIK, Tarakan - Berbagi takjil di jalan saat...

Gubernur Kaltara Dukung Investasi Pabrik Minyak Goreng, Target Operasi 2027

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Zainal...
spot_imgspot_imgspot_img

Related Articles

21.3k Followers
Follow

Popular Categories

spot_imgspot_img