Jumat, Juli 17, 2026

Skandal File Epstein Kembali Bergulir: Jon Stewart Kritik DOJ yang Dianggap Lindungi Donald Trump

WASHINGTON D.C. – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) dilaporkan mulai merilis jutaan dokumen tambahan terkait penyelidikan kasus perdagangan seks mendalam yang melibatkan mendiang Jeffrey Epstein. Namun, rilis dokumen ini justru menuai kritik tajam karena dianggap tidak memberikan dampak hukum bagi tokoh-tokoh besar yang terlibat, termasuk Presiden Donald Trump.

Dalam program The Daily Show, komedian dan komentator politik Jon Stewart menyoroti bagaimana dokumen-dokumen tersebut seolah menjadi “Groundhog Day”—sebuah pengulangan di mana publik melihat nama-nama besar muncul, namun tidak ada tindakan hukum nyata yang menyusul.

Intervensi Hukum dan Nama-Nama Besar Stewart secara khusus mengkritik peran Departemen Kehakiman yang saat ini berada di bawah pengaruh sekutu-sekutu Trump. Ia menyebut bahwa pengacara Trump kini memiliki kendali atas proses peninjauan dokumen yang mungkin bisa menyudutkan sang presiden.

“Review ini sudah selesai,” ujar Stewart menyindir sikap DOJ yang seolah-olah menyatakan bahwa tidak ada hal baru yang bisa dituntut secara hukum, meskipun nama Trump muncul ribuan kali dalam berkas tersebut sebagai latar belakang hubungan jangka panjang dengan Epstein.

Selain Trump, dokumen tersebut juga menyebutkan deretan tokoh elit dari berbagai latar belakang, mulai dari Bill Clinton, Bill Gates, hingga Elon Musk. Dalam salah satu fragmen dokumen, terungkap email dari Elon Musk kepada Epstein yang menanyakan tentang rencana pesta di pulau pribadi Epstein pada hari Natal.

Kritik “Sistem Dua Tingkat” Naskah berita ini juga menyoroti ironi politik yang dibawa oleh kubu MAGA. Stewart membandingkan bagaimana pemerintah saat ini sangat keras terhadap imigran di “kota perlindungan” (sanctuary cities) dengan alasan penegakan hukum, namun di sisi lain menciptakan “kota perlindungan” bagi orang kaya dan berkuasa.

“Kota perlindungan yang sebenarnya adalah tempat di mana uang dan kekuasaan melindungi Anda dari konsekuensi perdagangan seks atau perdagangan pengaruh,” tegas Stewart dalam monolognya.

Pernyataan Trump Menanggapi rilis dokumen tersebut, Donald Trump mengklaim dirinya tidak bersalah dan menyatakan bahwa dokumen tersebut justru membebaskannya dari segala tuduhan. Ia menyebut upaya pengungkapan ini sebagai serangan dari “kelompok kiri radikal” yang ingin menjatuhkannya.

Hingga saat ini, meskipun jutaan dokumen telah dirilis, para pengamat hukum mencatat bahwa hampir tidak ada tersangka baru yang diproses setelah kematian Epstein dan hukuman Ghislaine Maxwell. Hal ini memperkuat persepsi publik tentang adanya ketimpangan hukum bagi kelompok elit di Amerika Serikat.

Trending Sepekan

Gubernur Kaltara Ajak Perkuat Persatuan, Hadiri Pelantikan IPIM Tarakan

KABAR REPUBLIK, TARAKAN – Ratusan imam masjid dari berbagai...

Tim SAR temukan Puing Puing Milik Pesawat ATR Di Gunung Bulusaraung

KABAR REPUBLIK — Tim SAR gabungan menemukan sejumlah serpihan...

Jalin Silatuhrami, PT PRI Berbuka Puasa Bersama dan Berbagi Dengan Media.

KABAR REPUBLIK, TARAKAN – Momentum Ramadan 1447 Hijriah 2026...

Bupati Lombok Tengah Sebut Keracunan MBG Sebagai Hal Yang Wajar

Lombok Tengah - Bupati Lombok Tengah, Pathul Bahri, pada...

3 Buku Santri Terbit di Tarakan, DKP Kaltara Apresiasi Gerakan Literasi Muh.Ramli

KABAR REPUBLIK, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kaltara melalui...

Kabar For You

Lagi Malas saat diajak Bukber, 5 Alasan Menolak Ajakan Bukber Teman.

Tarakan, Kabar Republik -- Musim Ramadan identik dengan agenda...

Bercita-Cita Jadi Polwan, Remaja 18 Tahun di Jambi Malah Diperkosa 2 Oknum Polisi

Seorang remaja perempuan berusia 18 tahun berinisial CA di...

Pemprov Kaltara Gandeng Kejati Terapkan Pidana Kerja Sosial Pada Pelaku

KABAR REPUBLIK, BULUNGAN — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara resmi...

Resmikan GKII Pejalin, Wagub Ajak Jemaat Hidupkan Nilai Kasih dan Kebersamaan

BULUNGAN – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong...

BKD Kaltara Pastikan Pelantikan Pejabat Sesuai Regulasi dan Persetujuan BKN

TANJUNG SELOR – Badan Kepegawaian Daerah Kalimantan Utara memastikan...

Gubernur Kaltara Lantik 86 Pejabat, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Publik

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Zainal...

16 Ormas Islam Dukung Indonesia Bergabung BoP untuk Perjuangan Palestina

Sebanyak 16 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam bersama sejumlah pimpinan...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img