Seorang remaja perempuan berusia 18 tahun berinisial CA di Jambi menjadi korban pem3rk0s44n dalam peristiwa yang terjadi pada November 2025. Kasus tersebut melibatkan empat pelaku, dua di antaranya merupakan oknum anggota kepolisian.
Peristiwa itu meninggalkan trauma mendalam bagi korban. CA disebut mengurung diri di kamar dan memutuskan membatalkan cita-citanya sejak kecil untuk menjadi anggota Polwan. Niatnya mengikuti seleksi kepolisian tahun ini pun urung dilakukan.
Dalam keterangannya, CA mempertanyakan peran aparat yang seharusnya memberikan perlindungan. Ia mengaku mengalami perlakuan k3r4s saat berada dalam situasi yang seharusnya aman. Kondisi psikis korban dilaporkan sempat memburuk hingga muncul keinginan mengakhiri hidup, namun berhasil dicegah oleh pihak keluarga.
Keluarga menyebut korban kerap menangis dan masih menjalani proses pemulihan trauma. Dari empat pelaku, dua lainnya merupakan warga sipil yang disebut berencana mengikuti seleksi kepolisian pada 2026. Salah satu pelaku sipil diketahui memiliki latar belakang keluarga tokoh agama setempat.
Menanggapi kasus ini, Kabid Humas Polda Jambi, Erlan Munaji, menyatakan seluruh pelaku telah diamankan. Penanganan perkara dilakukan oleh Propam dan proses hukum disebut akan berjalan secara transparan serta sesuai prosedur yang berlaku.




