TANA TIDUNG – Kepedulian terhadap korban bencana kembali ditunjukkan PT Mandiri Intiperkasa (MIP). Perusahaan bersama Tim Emergency Rescue Group (ERG) dan mitra kerja menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak gempa di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan yang disalurkan tidak hanya berupa kebutuhan pangan, tetapi juga mencakup pelayanan kesehatan serta trauma healing bagi anak-anak korban gempa. Layanan tersebut diberikan untuk membantu pemulihan kondisi psikologis anak agar dampak trauma pascabencana dapat diminimalkan.
Sebanyak enam personel MIP ditugaskan ke NTT sejak 20 Agustus hingga 31 Agustus 2026. Mereka turut mendistribusikan bantuan logistik secara langsung ke sejumlah wilayah terdampak.
Bantuan yang disalurkan terdiri atas beras sebanyak 300 karung atau sekitar 1,5 ton, air mineral 400 dus, selimut 100 lembar, mi instan 30 dus, susu Prenagen 24 kotak, popok 20 dus, Indomilk 10 dus, gula 100 kilogram, minyak goreng 10 dus, serta telur 60 piring.
Selain itu, bantuan juga mencakup sikat gigi satu dus, biskuit Malkist 13 dus, penyedap masakan Ajinomoto lima dus, Protex 24 dus, sabun Nuvo lima dus, sabun Soklin 15 dus, handuk 53 helai, dan minyak telon 10 lusin.
Distribusi bantuan dilakukan di sejumlah posko yang tersebar di wilayah terdampak, di antaranya Satar Kampas, Satar Padut, Desa Dampek, Desa Maki Golo, Desa Golo Mangu, Desa Pota, Desa Santar, Desa Reo, dan Desa Waso.
Pjs Kepala Teknik Tambang PT MIP, Krishna, mengatakan bantuan kemanusiaan merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat bencana.
“Bantuan sejatinya tidak mengenal geografis atau jarak. Meski bantuan kami terbatas, semoga yang terbatas itu dapat meringankan beban fisik dan mental bagi penerima. Itu doa kami,” tutur Krishna.
Melalui keterlibatan tim rescue, distribusi logistik, pelayanan kesehatan, hingga trauma healing, PT MIP bersama ERG dan mitra kerja berupaya memberikan dukungan langsung bagi masyarakat terdampak bencana di NTT. (*/ADV)




